BELAJAR TATA RUANG, PESENTASI MAKET “KOTA HIJAU MASA DEPAN” DARI BARANG BEKAS

Jakarta – Siswa-siswi kelas 12 SMA Hang Tuah 1 Jakarta baru saja menyelesaikan proyek pembelajaran yang seru dan aplikatif pada pekan terakhir Agustus lalu. Untuk mendalami materi Tata Ruang, mereka ditantang merancang miniatur “Kota Hijau di Masa Depan” dalam bentuk maket kreatif yang memanfaatkan barang-barang bekas dari rumah dan sekolah.

Proyek berkelompok ini diselesaikan dengan memanfatkan lima jam pembelajaran di sekolah. Para siswa terlihat antusias menyulap bahan-bahan tak terpakai seperti kardus, botol plastik, hingga tutup botol menjadi tata kota yang ramah lingkungan dan futuristik.

Setelah proses perakitan selesai, seluruh siswa karya kelompok di display di depan ruang kelas. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi, di mana setiap kelompok maju ke depan kelas untuk memaparkan konsep tata ruang hijau yang mereka buat.

 

Menariknya, sistem penilaian proyek ini melibatkan seluruh warga kelas. Maket dan presentasi tersebut dinilai oleh semua teman sekelas secara objektif, sebelum akhirnya divalidasi oleh guru pengampu. Dalam kegiatan ini, Ibu Beti Retnawati, S.Si selalu guru mata pelajaran Geografi berperan penuh sebagai fasilitator dan penilai akhir yang mengarahkan jalannya diskusi serta memberikan evaluasi penutup.

Melalui metode pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) ini, siswa kelas 12 tidak hanya memahami teori zonasi dan struktur kota secara visual, tetapi juga belajar bekerja sama, berpikir kritis, dan mengasah kemampuan berbicara di depan umum.

 

Penulis: Beti Retnawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *