Disiplin atau Tertinggal? Pesan Menohok Ustadz Immanudin di Hari Pertama Masuk Sekolah
Jakarta, 30 Maret 2026- “Libur telah usai, saatnya tancap gas atau kalian akan tertinggal?” Pesan kuat inilah yang mewarnai hari pertama masuk sekolah di SMA Hang Tuah 1 Jakarta pasca libur idul fitri pada hari Senin, 30 Maret 2026.
Meskipun dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan yang hangat aspek kedisiplinan menjadi sorotan utama dalam rangkaian kegiatan pembuka semester ini.
Amanat Wakakur: Titipan Maaf dan Estafet Semangat
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (Wakakur), Bapak Teguh Adriana. Beliau mewakili Kepala Sekolah yang berhalangan hadir namun tetap menitipkan pesan penting bagi seluruh warga sekolah. Bapak Kepala Sekolah berpesan, “salam hangat dan ucapan Selamat Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faizin kepada kita semua. Agar euforia lebaran tidak melunturkan semangat belajar, melainkan menjadi bahan bakar baru untuk mengejar ketertinggalan, tegas Wakakur dalam pidatonya.
Tausiyah: Tamparan Kedisiplinan dari Ustadz Immanudin
Suasana lapangan cukup kondusif saat ustadz Immanudin naik ke panggung. Berbeda dengan ceramah pada umumnya, beliau menekankan bahwa esensi kemenangan Ramadan adalah Perubahan Karakter, terutama dalam hal Disiplin.
Beliau menggarisbawahi dua poin krusial yang harus dimiliki siswa jika tidak ingin tergilas oleh zaman.
1. Disiplin Kewajiban: Taat pada aturan sekolah dan tugas adalah bentuk syukur atas kesempatan menuntut ilmu.
2. Disiplin Waktu: Ustadz Immanudin mengingatkan bahwa waktu tidak bisa diputar kembali. Siswa yang abai terhadap waktu adalah siswa yang sedang merencanakan kegagalan.
Tradisi Salam-Salaman dan Kehangatan di Kelas
Setelah tausiyah acara dilanjutkan dengan salam-salaman. Ratusan siswa berbaris rapi menyalami para guru dan karyawan, mencairkan suasana dengan senyum dan permohonan maaf yang tulus. Kegiatan ditutup dengan agenda “Lebaran di Kelas”. Di sini para Wali Kelas mengambil peran untuk mempererat hubungan dengan siswa secara personal. Sambil berbagi cerita liburan, Wali Kelas juga kembali mengingatkan target-target akademik yang harus dicapai dengan disiplin tinggi sesuai pesan ustadz Immanudin sebelumnya.
Penulis: Beti Retnawati, S.Si


