Suasana riuh, seluruh siswa memenuhi lapangan upacara SMA Hang Tuah 1 Jakarta,di pagi hari, Jumat (14/8). Semua mencari posisi barisan kelasnya masing-masing, bersiap untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65. Suasana mulai tenang dan khidmat, ketika Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mulai memberikan arahan mengatur barisan sebelum upacara dimulai.

Pengucapan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan Dasa Darma Pramuka
Upacara Hari Pramuka tidak ada pengibaran bendera merah putih. Namun yang menarik, adanya pengucapan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan Dasa Darma Pramuka, tanpa membaca teks. Pancasila diucapkan oleh Zahra Salsabila Dzakiyah, Pembukaan UUD 1945 oleh Safa Maulida dan Dasa Darma Pramuka oleh Muhammad Yuda Aditya.

Menjadi Generasi Kreatif, Adaptif dan Berkarakter
Kepala Sekolah selaku pembina upacara menyampaikan Sambutan Kepala Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Beliau menyampaikan pesan pentingnya menanam jiwa kepramukaan, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Proses pendidikan kepramukaan kini terus berkembang dari ππ¦π’π³π―πͺπ―π¨ π£πΊ π₯π°πͺπ―π¨ menjadi ππ¦π’π³π―πͺπ―π¨ π€π³π¦π’π΅πͺπ·π¦ π’π―π₯ π΄π°ππ·πͺπ―π¨βyakni belajar menciptakan solusi atas berbagai persoalan nyata.

Generasi muda saat ini dihadapkan pada perubahan dunia yang sangat cepat, mulai dari perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), hingga dinamika global. Oleh karena itu, gerakan Pramuka diharapkan menjadi benteng moral yang kuat agar para siswa terhindar dari ancaman sosial seperti perundungan (bullying), penyebaran berita bohong (hoax), hingga perjudian daring (judol). Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65 ini, seluruh siswa SMA Hang Tuah 1 Jakarta diajak untuk terus mengasah kepedulian sosial serta menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan berkarakter.

Baca Juga: Kegiatan MPLS SMA Hang Tuah 1 Jakarta 2026
FOTO BONUS:

IG SMA Hang Tuah 1 Jakarta: MPLS Ramah 2026
Petugas Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65: Adhitya Rizky Pratama, Sabiq Aufassaif Akbar, Maxwell Bastanta Ginting, Muhammad Nabil Putra Desja, Muhammad Yuda Aditiya, Zahraa Salsabila Dzakiyyah, Safa Maulida.
Penulis : Salsabila Fatima Azzahra, Editor: Yogi Setiawan
Fotografer: Bardi Aldan Rasyadi, Nathansyah Habibie, Narubio Darmawan Sunikawa.